10 Inspirasi Model Rak Buku dari Kayu Terbaru

rak buku kayu

Rak buku tidak melulu berupa tampilan membosankan yang biasa Kamu lihat di perpustakaan. Sekarang, makin banyak produsen furnitur yang menawarkan model rak bermodel unik. Rak buku pun bisa menjadi barang primadona di rumah Kamu.

Model Rak Buku dari Kayu

Jika Kamu berniat membeli rak baru, atau bahkan mencari ide untuk membuatnya sendiri, mari geser layarmu ke bawah dan temukan kesukaanmu. Let get started!

1. Mojok, yuk!

rak buku dari kayu model sudut

Bukan mojok dalam artian pacaran, lho, ya.

Rak semacam ini didesain khusus untuk memperkaya sudut-sudut rumahmu dengan ilmu. Desainnya yang terbuat dari kayu memberikan kesan manis juga organik.

Jika kamu berencana membuatnya, seorang arsitek pernah berkata agar jangan menggunakan kayu yang terlalu tipis. Ini supaya baut yang menyatukan rak dengan tembok dapat menyangga dengan baik. Selain itu, bautnya juga tidak akan kelihatan. Guunakan kayu multiplex (plywood) ukuran 3-5 cm. Sedangkan untuk lebar rak, ukurannya bisa sekitar 20-30 cm.

Rak ini sesuai untuk Kamu yang kekurangan ruang tapi ingin punya sebuah rak. Asalkan ada pojokan kosong di dalam rumah, perpustakaan mini milikmu sendiri bisa terwujud.

2. Rak Idaman Para Perfeksionis

rak buku perpustakaan

Detail, sudut, kesempurnaan. Detail, sudut, kesempurnaan. Detail, sudut, kesempurnaan.

Rak berikutnya adalah kumpulan laci persegi yang mengerubung di dinding. Ukurannya dibuat berlainan untuk alasan estetika. Wujud dari sebuah kompleksitas.

Bahannya pun sama. Yaitu papan kayu (bisa multipleks) dan baut. Lebarnya bisa Kamu sesuikan dengan calon buku yang akan menempatinya.

Pengingat saja. Jika Kamu ingin sebuah rak buku seperti di gambar, Kamu harus siap untuk memperhitungkan ukuran yang tepat agar bisa menjadi sebuah mozaik seperti di atas. Atau mungkin, Kamu punya ide lain yang lebih gila. Silahkan bereksplorasi sebebas-bebasnya.

3. Rak ala Game Jigsaw

rak buku kayu minimalis

Miring-miringan bersama bersama teman-teman. Miring-mir... (eh, gila-gilaan, kan, ya? Hehe)

Desain kubisme yang ditawarkan oleh rak berikut mengingatkan penulis terhadap sebuah pelukis bernama Pablo Picasso. Walau ini jelas hanya sebutir debu bila dibandingkan dengan yang asli, pola geometris yang diusung tak dipungkiri lumayan memikat.

Terdiri dari enam laci yang semuanya melandai, membuatmu mau tak mau meletakkan buku secara miring. Tapi, itu kan sisi menariknya?

Tubuhnya ramping dan tingginya mencapai dua meter. Namun diingat, keindahan yang Kamu dapatkan harus dibayar dengan kapasitas yang terbatas [selain uang]. Maksudnya, lihatlah. Laci yang melandai menjadikan tiap permukaannya tak bisa dimasukkan buku secara penuh.

Tidak masalah jika dari awal yang Kamu cari adalah sisi estetisnya.

4. “Pohon Pengetahuan

rak buku unik berbentuk pohon

Model nomor 4 ini secara blak-blakan menunjuk dirinya sendiri sebagai sebuah Pohon Pengetahuan. Benar-benar sangat harfiah sekali (sengaja).

Materialnya terbuat dari kayu asli. Ditempel dengan baut yang dihubungkan ke tembok. Kamu tinggal membentuk pola cabang yang kamu suka. Tidak harus sama persis. Karena aku tau, kok, itu berat. Ada banyak versi lain di google yang modelnya lebih gampang ditiru.

Sangat pas untuk Kamu yang punya tembok kosong melompong. Daripada dibiarkan, jadilah kreatif dengan menyihir tembok biasa menjadi rak buku istimewa.

Kapasitasnya juga dibilang efisien karena menghadirkan sejumlah tempat di setiap cabang pohon. Bagus pula jika mau Kamu tambahkan pohon asli di sana. Misalnya tanaman hijau seperti di gambar. Pasti cucok, deh!

5. Cantik dalam Ketidaksempurnaanya

rak buku unik nempel di dinding

Suka hal-hal berbau abstrak? Jika iya, tidak ada salahnya menyuntikan gen itu juga pada rak buku masa depanmu.

Tidak boleh ada satupun kotak yang bentuknya sama. Buat sembarang bentuk. Siku-siku adalah sebuah larangan. Pokoknya senyeleneh mungkin. Itu aturannya. Ada yang besar, sedang, hingga yang kecil. Segala rupa menyatu-padu. Bangun-membangun. Hingga terbentuklah rak didnding abstrak semacam ini.

Tapi jangan sampai itu buku tidak bisa dimasukkan karena saking luar biasanya hasil karyamu.

Kayu multipleks dan baut juga yang dibutuhkan. Plus, sebuah dinding lapang yang siap dijadikan kanvas. Semakin banyak laci yang dibuat, maka akan semakin bertambah kapasitasnya. Usahakan kamu mengukur buku terlebih dahulu agar lebar si laci bisa menyesuaikan.

6. “Ada labirin di dinding”

Rak buku tempel

Bukumu kebanyakan sampai raknya kepenuhan? Daripada membeli rak biasa yang mempersempit ruangan, coba pertimbangkan untuk yang satu ini.

Konsepnya sama dengan yang lalu. Tapi untuk kapasitas, jelas berkali lipat lebih banyak. Desainnya yang mengular seperti labirin menjadikannya rak yang efisien sekaligus penghias dinding.

Gunakan kayu jati berkualitas agar buku-bukumu terjaga secara totalitas. Tidak roboh di tengah jalan. Kamu juga perlu dinding pojokan yang meluas ke samping. Karena semakin luas, semakin berkapasitas, bukan?

Kamu boleh memanjangkan rakmu hingga ke langit-langit. Asalkan langitnya pendek atau Kamu tak masalah naik kursi untuk mengambil buku.

7. Rak Rasa Tangga

rak buku kayu palet

Tidak. Tidak rak dinding lagi. Ini rak tegak yang punya konsep menyerupai tangga. Disangga oleh empat tiang, rak ini punya lima anak tangga. Lacinya semakin mengecil setiap naik satu tingkat.

Bentuknya yang sederhana, sesuai untuk kamu yang mencari rak tanpa aksen yang begitu mencolok. Daya tampungnya juga tidak buruk. Tapi karena rak ini tidak memiliki bagian sisi, bukumu perlu dutumpuk. Bisa juga disandarkan pada tiangnya atau benda lain.

Ukurannya cukup tinggi. Yaitu sekitar dua meter. Tubuhnya ramping. Pas diletakkan di kamarmu. Atau bagian pojok ruangan.

8. “Apa itu yang menonjol?”

rak buku kayu unik

Seakan-akan ada yang menyembul keluar dari dindingmu. Bentuknya seperti irisan bola padat raksasa. Sebuah pemandangan yang membuat para tamumu terkesima. Desainnya jelas mencuri perhatian. Dengan pola lingkaran yang besar dan sisi yang menonjol di tengah, membuat para pemirsanya tergelitik.

Selain daya pikat yang kuat, kapasitasnya juga tak tanggung-tanggung. Ukurannya yang besar dengan laci persegi yang tersusun (bukan seperti rak abstrak sebelumnya) membuat rak ini bisa menampung buku dalam jumlah besar.

Dalam membuatnya, Kamu juga perlu dinding yang luas, ya know. Rak ini dibentuk dengan cara menyilangkan tiap lempeng setengah lonjong yang melintang dan membujur dengan perhitungan yang tepat. Ujung-ujungnya dibuat bercabang agar tidak begitu terkesan serius. Tertarik?

9. Persahabatan antara Rak Buku dan TV

set bufet TV dan rak buku dinding

Rak buku di dekat televisi? Kenapa tidak. Sekalian saja diletakkan di dinding mengelilingi si tv itu. Seperti model rak buku yang satu ini.

Bahannya terbuat dari kayu. Kamu bisa membentuk pola kesukaanmu sendiri. Tapi jika bingung, cobalah perhatikan gambar. Pada sisi kiri, tiap papan kayu disusun tidur-berdiri-tidur-berdiri-tidur-berdiri. Begitu terus sampai Kamu rasa tingginya cukup.

Kalau di bagian kanannya, jika Kamu kesulitan, cukup buat tiga persegi dengan panjang yang berbeda. Lalu ditempelkan sedemikian rupa hingga terlihat cantik. Mau coba?

10. Library in the Corner

rak buku pojok

Rak pojok lagi. Namun yang satu ini lebih bersifat minimalis dan padat penduduk. Jika kamu bosan dengan rak buku konvensional, tidak ada salahnya mengisi sudut ruangan yang kosong dengan rak buku gantung seperti ini. Kamu perlu mempersiapkan siku dinding, baut, dan papan kayu (jumlahnya tergantung kebutuhan).

Pasanglah siku-siku di pinggir kanan-kiri papan serta pertengahannya supaya makin kokoh. Setelah baut terakhir terpasang, voilà, rak buku sudah bisa diisi oleh buku kesayangan. Bisa pula jika mau diberi pernak-pernik tambahan untuk memperindah penampilan.

Ada yang Kamu suka sejauh ini? Selamat mencoba kalau begitu.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0