7 Kiat Sukses Meskipun Nilai Akademik Paspasan, Inilah Alasan Mengapa Pendidikan Lebih Penting Daripada Sekolah

Banyak orang menggambarkan bahwa masa sekolah adalah masa paling menyenangkan. Bisa menikmati bebas bermain sama teman-teman, tidak punya banyak masalah, terutama soal keuangan, dan lain sebagainya. Tetapi seberapa banyak pelajaran yang bisa kita ingat saat masih sekolah dari SD hingga kuliah?

Pada intinya, sekolah dimaksudkan untuk mentransfer pengetahuan dan mempersiapkan generasi muda agar bisa berpartisipasi dalam masyarakat. Semua sekolah pasti menginginkan hasil yang terbaik bagi murid-muridnya, tapi benarkah kenyataannya demikian.

Agar lebih jelas dan tidak salah paham, bacalah artikel ini sampai selesai.

Dulu saat kita masih kecil, pasti diberitahu bahwa sekolah itu sangat penting. Barang kali kita mendengar perintah yang mirip “jangan bolos”, “nanti tidak naik kelas”, “kerjakan PR”, “dengarkan bu guru saat menerangkan pelajaran”… dan lain sebagainnya.

Dengan berbagai tekanan yang tiada henti dari orang tua dan guru, tidak mengherankan bahwa putus sekolah selalu dipandang sebagai hal yang buruk. Gagal lulus dari sekolah digolongkan oleh sebagian orang sebagai sebuah bencana dan sering menyebabkan kesulitan dalam mencari kerjaan.

Namun, seperti yang kita ketahui bersama, ternyata sebagian orang kreatif yang yang sukses dan punya perusahaan kelas dunia adalah orang-orang yang putus sekolah.

Solusi dan alternatif terbaik

Sekolah memang sangat penting, tapi sekolah tidak menjamin lulusannya akan hidup bahagia. Sekolah hanya sebuah tempat untuk belajar secara formal yang dibatasi waktu, sementara pendidikan akan terus berlanjut hingga akhir hayat.

Pendidikan lebih dari sekedar sekolah

Jika Anda mengesampingkan pengertian pendidikan yang telah terbentuk selama ini, Anda akan melihat bahwa pendidikan hanyalah sekedar proses memfasilitasi pembelajaran, atau perolehan pengetahuan, keterampilan, nilai, keyakinan, dan kebiasaan.

Pendidikan dilakukan di bawah bimbingan seorang pendidik, tetapi  sebenarnya peserta didik juga bisa mendidik diri mereka sendiri.

Sekolah adalah sebuah tempat khusus, sedangkan pendidikan dapat dilakukan di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja, termasuk Anda sendiri.

Pendidikan bisa ditemui di semua aspek kehidupan. Dan setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, atau bertindak juga dapat dianggap sebagai sebuah pendidikan.

Singkatnya, pendidikan adalah bentuk pembelajaran tanpa batas.

Seperti yang telah kita ketahui, beberapa orang yang sukses justru orang yang putus sekolah. Namun, mereka pasti tidak bodoh atau tidak berpendidikan. Alih-alih sekolah, mereka belajar secara mandiri melalui pengalaman hidup.

Contoh sederhananya seperti ini; di sekolah, anak diajarkan berdoa dan adab makan. Saat ujian, yang dinilai adalah hafalan do’a dan penyebutan tatacara makan yang baik. Tidak mungkin guru bisa mengecek satu persatu cara makan setiap murid di rumah. Guru hanya sekedar menyampaiakn pelajaran sesuai kurikulum yang ada, sedangkan pendidikan karakter anak sepenuhnya terbentuk dari keluarga. Jika orang tua memperhatikan, setiap anak makan pasti diingatkan do’a dan adab makan yang baik. Tapi sebaliknya, jika orang tua tidak peduli, anak hanya sekedar hafal do’a dan penjabaran adab makan. Ada juga anak yang mampu mempraktekkan pelajaran do’a dan adab makan dengan baik meskipun orang tuanya tidak mempedullikan, ini namanya anak belajar secara mandiri.

Singkatnya, pendidikan bisa dimana saja termasuk di luar sekolah.

Di sekolah, Anda belajar teori, teori fisika, aljabar, kimia dan lainnya, tapi apakah itu semua bisa dipraktekkan dalam kehidupan nyata?

Agar berhasil di sekolah, Anda harus patuh, dan punya nilai yang tinggi supaya bisa lulus. Pada akhirnya, kita hanya belajar untuk tujuan memenuhi harapan guru dari pada benar-benar mempelajari apa yang berguna untuk menjalani kehidupan yang bahagia, sehat, dan produktif.

Sekolah dan kenyataan seringnya bertentangan. Agar berhasil dalam kehidupan, Anda harus berpikir out of the box, tidak hanya mengikuti apa yang orang lain lakukan.

Ada banyak aspek yang harus diperhatikan selain dari mata pelajaran sekolah, misalnya, bagaimana membentuk dan mempertahankan hubungan yang baik dengan orang-orang, bagaimana bekerja dengan cerdas, dan bagaimana menjalani kehidupan yang bermakna dll. Ini adalah hal-hal yang tidak mungkin Anda pelajari di sekolah. Tetapi jika Anda terus mendidik diri sendiri dengan berbagai cara (dari pengalaman dan dari mata pelajaran / buku non-sekolah), Anda akan terus belajar dan menerapkan pengetahuan baru Anda.

Cara Mencari Alternatif yang Lebih Baik

Setelah paham tentang hakikat pendidikan, sekarang cobalah kiat-kiat berikut ini agar bisa memperoleh pendidikan yang maksimal.

Pertama, jangan hanya terbatas belajar di sekolah

Jika Anda ingin maju dalam kehidupan, jangan mengandalkan pembelajaran dari institut / tempat / pendidik standar. Sebaliknya, jelajahi cara untuk belajar dan menerapkan pengetahuan yang sebenarnya berguna dan bermanfaat dalam hidup Anda. Karena hal inilah yang sangat bermanfaat untuk meraih tujuan. Pembelajaran ‘ekstrakulikuler’ ini bisa melalui buku, video, kursus, konferensi, atau pengalaman hidup.

Baca seseatu selain yang Anda minati

Jika Anda mempelajari apa yang sudah Anda ketahui dan minati, Anda tidak akan mengalami pertumbuhan pribadi yang signifikan. Sebaliknya, carilah cara belajar di luar lingkaran normal Anda. Misalnya, jika Anda saat ini bekerja sebagai penulis, mulailah mempelajari alat musik. Anda akan kagum karena hal ini ternyata banyak membantu dalam penulisan Anda, dan Anda akan memiliki hobi baru untuk dinikmati!

Bicara dengan orang pintar

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana orang sukses cenderung bergaul dengan orang sukses lainnya? Itu bukan sebuah kebetulan. Orang yang berprestasi tinggi selalu berteman dengan orang lain dan belajar dari mereka juga. Anda dapat melakukan hal yang sama. Angkat rasa percaya diri Anda sedikit lebih tinggi, dan mulailah menghabiskan waktu dengan orang-orang yang kreatif, positif, dan sukses. Setelah Anda melakukan ini, dalam waktu singkat Anda akan mulai memahami ide-ide mereka, pola pikir mereka, dan cara hidup mereka. Biarkan keberhasilan mereka menular pada Anda.

Berpikir di luar hal yang sudah jelas

Beristirahatlah, kendalikan kondisi mental Anda dan mulailah berpikir. Lakukan ini, dan Anda akan segera mulai mempertanyakan hal-hal yang telah Anda pelajari saat Anda muda. Perspektif baru yang super tajam pada kehidupan akan membuka Anda untuk menemukan ide-ide dan tujuan yang bisa menjadi pemicu bagi kesuksesan dan keberuntungan.

Jika Anda melihat sejarah, orang-orang berprestasi besar semuanya melakukan sesuatu yang berbeda.

Pendidikan bukan hanya sekedar belajar dan mencari tahu

Belajar seharusnya tidak berjalan satu arah, cobalah untuk mengajarkan sesuatu. Kenyataannya, pengalaman menunjukkan, bahwa Anda akan belajar lebih banyak jika anda mengajar, bertukar pengalaman dan membimbing orang lain. Bahkan jika Anda merasa tidak memiliki keterampilan tingkat tinggi, akan selalu ada orang yang kurang terampil daripada Anda yang ingin belajar dari Anda. Cobalah secara aktif mencari peluang untuk berbagi keterampilan dan pengetahuan Anda.

Terus belajar, dan cari pengalaman

Ketika Anda menempatkan diri Anda pada jalan pembelajaran yang tidak pernah berakhir, Anda akan menemukan banyak hal tentang kehidupan dan diri sendiri yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Anda juga akan dengan mudah mengungguli rekan-rekan Anda yang dulunya mereka lebih pandai saat di sekolahan.

Pendidikan lebih besar dari sekedar sekolah. Ini adalah cara untuk terus belajar, tumbuh, dan menikmati hidup.

Selanjutnya apa yang Anda lakukan? Apakah Anda akan bergantung pada prestasi akademik, atau apakah Anda akan mengendalikan hidup Anda sekarang dengan belajar dan berkembang melalui semua yang Anda hadapi?

Itu semua tergantung pada pilihan kita masing-masing.

Bagaimana pendapatmu

100 points
Upvote Downvote

Kasih komen di sini gan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Comments

comments

Photo by Rawpixel on Unsplash

Menjadi Manajer yang Baik: 20 Cara Memimpin Agar Tim Anda Solid dan Bisa Diandalkan

10 Kisah Sukses yang Berawal dari Kegagalan Ini Bisa Menginspirasi Agar Tetap Melanjutkan Perjuangan