Ayam atau Telur, Manakah yang Lebih dulu? Ini Jawaban Menurut Logika, Sains dan Agama

Barangkali banyak orang menganggap bahwa ini adalah sebuah guyonan atau lelucon belaka. Mungkin Orang-orang tidak terlalu peduli dengan pertanyaan ini. Kalau jawab: ayam, nanti dibilang: “kan ayam muncul dari telur”. Kalau jawab telur, nanti dibilang: “Yang bertelur kan ayam”. Anda juga bisa saja menjawab dengan simpel “emang gue pikirin”.

Tapi tahu gak sih? Sebenarnya pertanyaan ini sudah muncul sejak sekitar 2.000 tahun lalu. Pertanyaan tentang ayam dan telur adalah sebuah momok yang memusingkan bagi para ahli filsafat bangsa Romawi. Kesalahpahaman mendasar tentang teori dunia ini menyebabkan mereka tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut.

Dan jawaban yang benar adalah …

Photo by Pixabay

Plutarch, seorang ilmuwan Romawi, adalah yang pertamakali membuat sebuah referensi berupa tulisan untuk masalah ini. Dalam artikelnya yang berjudul “On Whether the Hen or the Egg Came First”, dia menerangkan bahwa dirinya bukan orang pertama yang menanyakan pertanyaan ini. Di kalangan para filusuf, masalah tersebut bukan hanya tentang unggas. Bagi mereka, lingkaran ayam dan telur yang tak berujung ini menunjukkan bahwa dunia tidak pernah berubah, selalu sama persis seperti sebelumnya dan tanpa awal atau akhir. Tetapi jika mereka paham bahwa spesies hewan dapat berubah seiring waktu, mungkin mereka tidak beranggapan seperti itu.

Photo by Nextnature.net

Kalau menggunakan teori evolusi, jawaban yang benar adalah telur lebih dahulu, karena dunia bisa berevolusi, dan ada bentuk perubahan yang nyata pada kehidupan ini. Hewan bisa berubah karena adanya kawin silang atau semacamnya.

Telur sudah ada sejak ikan berevolusi, jauh sebelum ada burung dan kemudian muncul ayam. Suatu ketika ada seekor burung yang sangat mirip ayam bertelur, dan seekor ayam menetas keluar dari telur tersebut. Tidak peduli kapan tepatnya “bangsa” unggas ini berevolusi, yang penting adalah pasti telur ada lebih dulu sebelum ayam.

Photo by Ilona on Pixabay

Dilihat dari kacamata sains, para peneliti di Universitas Warwick dan Sheffield menemukan bahwa, protein yang dibutuhkan untuk membentuk cangkang telur itu secara eksklusif hanya ditemukan di ovarium dari ayam. Itu berarti bahwa setiap telur ayam yang kita temui hari ini, harus melalui ayam terlebih dahulu, karena telur ayam tidak mungkin bisa jadi tanpa protein tersebut, jadi ayam muncul lebih dulu daripada telur.

Kedua argumen diatas sama-sama meyakinkan. Namun tergantung bagaimana Anda melihatnya, Anda mungkin bisa mengatakan bahwa ayam muncul terlebih dahulu sebelum telur. Tetapi jika kita berbicara tentang konsep telur ayam secara umum, kita merasa telur ada terlebih dahulu. Coba lihat perdebatan Neil deGrasse Tyson di Twitter di bawah ini.

Neil deGrasse Tyson on Twitter

Just to settle it once and for all: Which came first the Chicken or the Egg? The Egg — laid by a bird that was not a Chicken

Terlepas dari kedua teori diatas, Umat Islam punya jawaban tersendiri untuk pertanyaan ayam dan telur ini. Menurut Islam Ayam tercipta lebih dulu, dengan meyakini firman Allah pada Surat Adz Dzariyat Ayat ke 49.

وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu ingat (kebesaran Allah).

Photo by Svklimkin on Pixabay

Apapun pendapat anda, tidak perlu menyalahkan pendapat orang lain. Yang penting kalau ditanya jawabanya, anda bisa berargumen dengan ilmiah. Demikian pembahasan ayam dan telur yang kurang begitu penting, yang jelas keduanya sama-sama enak dimakan 😀

Bagaimana pendapatmu

99 points
Upvote Downvote

Kasih komen di sini gan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Comments

comments

Tau Gak Sih, Apa bedanya Manga, Manhwa dan Manhua?

3 Reality Show Korea yang Membahas tentang Kehidupan Islam