7 Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat Untuk Masa Depan Hebat

AWAS, 8 dari 10 Siswa Salah dalam Memilih Jurusan Kuliah

memilih jurusan kuliah

Hal terpenting dalam persiapan memasuki perguruan tinggi adalah memilih jurusan kuliah atau program studi yang tepat. Jurusan kuliah yang Anda pilih akan Anda pelajari paling tidak selama 4 tahun, dan juga merupakan jembatan untuk kehidupan Anda yang mandiri nantinya di masa depan. Bisa dibilang memilih jurusan kuliah merupakan titik awal dalam karier Anda.

Banyak orang yang bingung menentukan pilihan, apalagi jika mereka tidak teredukasi bagaimana memilih jurusan yang tepat. Kalau minta pendapat orangtua, mereka hanya akan memilihkan jurusan yang familier dan populer seperti kedokteran, hukum, ekonomi atau arsitek.

memilih jurusan kuliah

Jurusan-jurusan yang ada saat ini telah mengalami perubahan jika dibandingkan dengan jurusan di perguruan-perguruan tinggi dulu. Karena begitu banyaknya jurasan, tentunya memilih pilihanpun menjadi semakin sulit.

Fenomena salah jurusan yang menyebabkan malas kuliah dan akhirnya dikeluarkan sering terjadi karena mahasiswa tidak memilih jurusan yang sesuai. Banyak yang belum tahu bahwa saat ini telah tersedia begitu banyak pilihan jurusan yang menjanjikan kesuksesan masing-masing.

Persiapan Memilih Jurusan

Memilih jurusan kuliah sangatlah penting, persiapkan diri jauh-jauh hari untuk memilih jurusan yang tepat. Jangan melakukan sesuatu yang penting dengan mendadak. Berikut ini adalah 3 hal yang dapat dilakukan dalam melakukan persiapan dalam pemilihan jurusan:

  • Perbanyak informasi
  • Meminta saran
  • Persiapkan diri menghadapi tantangan

Anda bisa browsing di internet untuk mencari informasi, apa saja yang dipelajari di jurusan tersebut, bagaimana prospek berkariernya, dan kampus mana yang bagus untuk jurusan tersebut.

Keputusan memilih jurusan selalu diikuti tentangan, mungkin dengan Anda harus bekerja lebih keras karena pelajarannya sulit, harus mencari pekerjaan tambahan karen biaya kuliah yang mahal, harus pindah ke luar kota karena jurusan yang diinginkan tidak ada di kampus terdekat.

Apapun tantangannya, persiapkan dirimu untuk melewati semua tantangan tersebut.

Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

Berikut Bang Mimin kasih sebuah rumus yang sangat sederhana dan mudah agar bisa memilih jurusan kuliah dengan tepat yang menjanjikan kesuksesan karier. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Niatkan belajar dari dalam diri Anda sendiri, bukan karena diperintah oleh guru, disuruh pacar atau takut dimarahi orang tua

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah niat, bulatkan tekad. Terlebih Anda akan berada jauh dari rumah dan berpisah dengan keluarga kalau seandainya jurusan yang Anda pilih tidak ada di dalam kota.

Jika Anda tidak punya tekad yang kuat, maka bisa dipastikan Anda akan kandas di awal-awal karena harus hidup mandiri di perantauan dan jauh dari keluarga. Atau kalau tidak, Anda akan merasa bosan karena harus mempelajari pelajaran-pelajaran yang susah dan banyak tugas dari kampus.

2. Carilah tujuan mengapa Anda belajar, seperti karena mau jadi dokter, ilmuan, membahagiakan kedua orangtua atau berguna bagi masyarakat

Nah ini yang harus Anda cari tahu, tujuan Anda belajar untuk apa? kalau hanya untuk ikut-ikutan teman-teman yang lain memang agak susah. Anda harus tentukan tujuan belajara untuk apa.

Waktu kecil biasanya guru-guru sering bertanya besok kalau sudah besar mau jadi apa. Lah, Anda sekarang kan sudah besar, mau jadi apa? tanyakan pada hati Anda yang terdalam.

3. Pilih bidang yang tanpa disuruh pun Anda curi-curi waktu buat belajar sendiri

Kalau tanpa disuruh Anda sudah cari-cari info secara otodidak, saat masuk di jurusan Anda tidak akan merasa terbebani, karena Anda memilih jurusan sesuai dengan minat dan bakat.

Sebenarnya menentukan bakat tidak susah, hanya saja biasanya Anda mencarinya pas sudah mau lulus SMA, jadinya agak susah. Harusnya sejak kelas 1 atau 2 SMA Anda sudah mulai mencari bakat apa yang Anda miliki.

4. Pilih jurusan yang Anda rela ngulik siang malam tanpa kenal waktu meskipun tidak dibayar

Yow, ini yang Bang Mimin suka, gak dibayar saja rela ngulik nghabisin waktu siang malam, apalagi kalau dibayar atau bahkan diajari langsung secara profesionl.

Cari jurusan-jurusan yang Anda rela menghabiskan waktu di dalamnya meskipun tidak dibayar, ini biasanya disebut passion.

5. Pilih jurusan yang ingin Anda tekuni sampai akhir hayat

Dengan memilih jurusan yang pas, Anda akan terus belajar tanpa mengenal waktu. Tahu-tahu udah lulus gitu aja, bahkan terkadang tidak sedikit yang menghasilkan karya luar biasa.

6. Jangan memilih jurusan hanya karena potensi karirnya terbuka lebar

Pertanyaan klise yang sering ditanyakan oleh orang-orang adalah “Kalau ambil jurusan A nanti kerjanya apaan ya?”.

Biasanya faktor pekerjaan ini juga yang jadi pertimbangan orangtua yang pengen anaknya bisa nyaman dengan hidupnya, ya salah satu cara paling simpel ya memang dapet kerjaan mapan dan jadi orang kaya. Jadinya tidak jarang ada orangtua yang mengambil peran cukup besar dalam keputusan milih jurusan anak-anaknya. Yah wajar saja, namanya juga orangtua yang bayarin duit kuliah.

Tanpa mengurangi rasa hormat sama para orangtua di luar sana, Bang Mimin kurang cocok dengan sudut pandang tersebut untuk jaman sekarang. Karena yang namanya pendidikan itu bukan lagi untuk mempersiapkan diri di dunia kerja supaya bisa cari duit yang banyak dan jadi orang kaya.

Mungkin pandangan ini memang masih relevan di zaman orangtua dulu yang kesempatan bekerja belum terbuka lebar. Tapi sekarang? Anda udah sampai di zaman di mana Anda bisa jadi apa pun yang dimau asal Anda cukup niat buat memperjuangkan hal tersebut.

7. Jangan memilih jurusan hanya berdasarkan pelajaran yang Anda sukai

Banyak sekali siswa yang berfikir kalao memilih jurusan itu ya lihat pelajaran apa yang paling disukai sama yang nilainya paling bagus. Memang ada benernya, nilai pelajaran yang bagus atau Anda sukai, bisa jadi salah satu indikator untuk nentuin jurusan. Tapi jelas pelajaran di sekolah bukan tolak ukur yang paling tepat untuk menentukan jurusan kuliah.

Ada dua alesan, yang pertama : Karena bidang yang terbentang di perkuliahan itu jauuh lebih luas daripada cuman 13 mata pelajaran yang ada di Sekolah. Jadi jangan hanya melihat dari sudut pandang 13 mata pelajaran yang selama ini Anda pelajari selama 12 tahun. Kedua : Anda bakal kebingungan sendiri kalo memakai standar ukuran “pelajaran sekolah” untuk melihat bidang yang Anda sukai.

Misalnya gini: “Min, aku suka banget sama Fisika, tapi nilai Biologiku juga bagus.. Enaknya pilih jurusan apa yah? Tapi sebetulnya aku tertarik ngulik komputer, terutama tentang website, jadi pengin masuk IT deh. Tapi mama ngelarang aku jadi orang IT karena katanya banyak yang nganggur. Terus kata papa sih aku cocoknya jadi tentara. Menurut Bang Mimin gimana?”

Nah susah kan? Anda aja bingung sama diri sendiri, gimana Bang Mimin bisa ngasih saran nentuin jurusan apa yang cocok? wkwkwk..

Intinya disini point Bang Mimin adalah : Mata pelajaran di sekolah memang bisa jadi SALAH SATU faktor pertimbangan buat Anda nentuin jurusan, tapi jangan jadi SATU-SATUnya hal untuk melihat bakat Anda.

Jadi gimana, masih bingung mau nentuin jurusan apa? coba fokus renungin poin 3 4 5. Dan satu lagi, jangan lupa berdo’a supaya hati Anda diberi kecenderungan yang tepat dalam memilih juruasan kuliah. Kalau perlu, coba lakukan sholat istikharah jika Anda seorang muslim.

Kalau masih bingung silahkan konsultasikan dengan Bang Mimin di kolom komentar, nanti Bang Mimin bantu terawangkan Anda cocoknya kuliah di jurusan apa.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0