Doa Iftitah: Bacaan, Arti, Hukum, dan Adabnya

1 min


-1
53 shares, -1 points

Doa ifititah atau istiftah adalah salah satu sunah dalam salat yang dibacakan setelah takbiratulihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah. Apabila diamalkan dengan baik maka akan diberi ampunan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Berikut ini adalah bacaan, arti, hukum, dan adab membacanya yang perlu diketahui.

Hukum Doa Istiftah

Doa istiftah hukumnya sunnah sebagaimana dalil hadis dari Abu Hurairah:

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka, aku pun bertanya kepada beliau, ‘wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah.)’.” (Muttafaqun ‘alaih)

Setelah menyebutkan beberapa doa istiftah dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi berkata, “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya mustahabbah (sunnah) dalam salat wajib maupun salat sunnah.” (Al-Adzkar, 1/107)

Bacaan dan Arti Doa Iftitah

Do'a iftitah ada beberapa macam, berdasarkan beberapa riwayat hadist dari Rasulullah. Namun sebagai seorang muslim, seharusnya memilih doa iftitah sesuai sunnah yang paling shahih seperti yang diajarkan Rasulullah. Berikut beberapa bacaan doa iftitah yang bisa Anda haflkan.

  1. 1 Doa iftitah pertama

    اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

    1. Allahumma baa'idh bainii. wa bainaa khataayaaya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghrib.
    2. Allahumma naqqinii minal khataayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danast.
    3. Allahummagh sil khataayaaya bil maa'i was tsalji wal barad.

    “Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin.” (H.R. Bukhari 2/182, Muslim 2/98)

    Ibnu Hajar dalam Fathul Baari mengatakan bahwa doa ini merupakan doa paling sahih di antara doa istiftah lainnya. Doa ini biasa dibaca Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam salat fardu.

  2. 2 Doa iftitah ke II

    وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا، وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْتَ رَبِّي، وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي، وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي جَمِيعًا، إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ، أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

    1. Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardho hanifawwamaa ana minal musyrikiina. Inna sholaatii wa nusukii, wa mahyaaya wa mamaatii lillahi rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimiina.
    2. Allahumma antal malika laa ilaha illaa anta anta rabii wa ana ‘abuka dzolamtu nafsii wa’taraftu bidzambii faa ghafirlii dzunuubii jamii’an innahu laayaghfirudzunuuba ilaa anta, wahdinii lah sanil akhlaaqi laa yahdii lahsanihaa illa anta, washrif ‘annisayyi ahaa, laa yashrifu ‘annii sayyiahaa illa anta.
    3. labbaika wa sa’daika, walkhairukulluhu bi yadaika, wasyarru laisa ilaika, ana bika wa ilaika tabaarakta wa ta’aalaita, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

    “Aku hadapkan wajahku kepada Zat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu, aku patuh kepada perintah-Nya dan aku termasuk orang yang berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah menzalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah semua dosa-dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau. Akan aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari-Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari-Mu. Mahasuci Engkau dan Mahatinggi. Kumohon ampunan dari-Mu dan aku bertobat kepada-Mu.” (H.R. Muslim 2/185 – 186)

    Doa ini biasa dibaca Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. dalam salat fardu dan salat sunah, misalnya pada saat tahajud, tarawih, dan witir.

  3. 3 Doa iftitah ke III


    اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا

    اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

    اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ

    لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

    1. Allaahu akbaru kabiiraw walhamdu lilaahi katsiran, wa subhaanallaahi bukrataw wa’ashiila,
    2. innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiina.
    3. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina.
    4. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

    Artinya: "Allah maha besar dengan sebesar besarnya. Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang orang yang menyekutukanNya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri.

12 Macam do'a iftitah pendek dan panjang beserta penjelasannya

Ustadz Adi hidayat dalam sebuah kajian menjelaskan bahwa ternyata do'a iftitah itu ada banyak macamnya.

Lihat penjelasan lengkap ustadz Adi hidayat tentang do'a iftitah pada channel youtube Mentari Senja TV.

Adab Membaca Doa Istiftah

Imam An Nawawi mengisyaratkan dalam sebuah hadits: “Jika seseorang menjadi imam, hendaknya ia ringankan salatnya. Karena di barisan makmum terdapat anak kecil, orang tua, orang lemah, orang sakit. Adapun jika salat sendirian, barulah shalat sesuai keinginannya.” (H.R. Muslim 467)

Berikut beberapa hal yang perlu di ketahui terkait hukum dan adab dalam membaca doa iftitah:

  1. Sunah untuk membaca atau menggabungkan doa istiftah ketika salat sendirian. 
  2. Para ulama Syafi’iyyah berbeda pendapat tentang anjuran membaca doa istiftah saat salat jenazah. Menurut An-Nawawi, lebih tepat untuk tidak perlu membacanya karena salat jenazah itu sudah selayaknya ringan.
  3. Anda tidak perlu sujud sahwi ketika lupa membaca doa istiftah karena doa ini hukumnya tidak wajib.
  4. Sunah untuk membacanya secara sirr atau lirih.

Sekian informasi mengenai bacaan, arti, hukum, dan adab dalam membaca doa iftitah. Doa ini hendaknya diamalkan secara khusyuk dan penuh khidmat agar diijabah oleh Allah. Semoga informasi di atas bermanfaat.



Like it? Share with your friends!

-1
53 shares, -1 points

What's Your Reaction?

hate hate
69
hate
confused confused
34
confused
fail fail
8
fail
fun fun
86
fun
geeky geeky
78
geeky
love love
52
love
lol lol
60
lol
omg omg
34
omg
win win
8
win

Komentar

komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission